Kamis, 12 Februari 2015

dokterBob,dokter Sp.Og idaman

cerita ini adalah lebih sekedar berbalas kebaikan. ya aku bermaksud membuat entry ini hanyalah semata mata untuk membalas kebaikan seorang dokter kandungan yang prakteknya sama dengan dokter kandungan lain tapi satu yang membedakan adalah tentang "hati".

singkat cerita aku ingin bercerita tentang seorang dokter kandungan yang begitu bersahaja, sederhana dan paling penting adalah begitu 'merakyat'......

namanya dokter Bob Ichsan Masri. kuulang ,dr BOB ICHSAN MASRIbarangkali ada yang sudah mengenalnya jauh sebelum membaca cerita ini? beliau memang terkenal sebagai dokter praktek dengan biaya jauh dibawah dokter dokter lainnya. janganpun di bandingkan dengan rumah sakit dengan item sama, bagian kandungan.jauuuuhhh :)

baiklah, kurasa aku sudah cukup bertele tele. singkat cerita, sekitar 3 hari lalu, aku antar istri untuk melahirkan di praktek dokter Bob. lokasinya sangatlah tidak akan bisa anda bayangkan jika sudah melihatnya langsung. karena tempatnya seperti "ngumpet" di balik tingginya gedung perkantoran di Harmony Plasa, Jakarta Pusat. apalagi tidak ada plank nama selain sebentangan spanduk diatas pintu masuk klinik tempat prakteknya.

dalam hal ini mungkin idiom 'jangan lihat sebuah buku dari kulitnya', cocok dengan tempat prakteknya dr Bob ini. berlantai 3 dengan mengambil 2 blok pertokoan, sungguh tidak akan terbayangkan bahwa di tempat inilah sebuah praktek dengan landasan hati dan jiwa sosial yang tinggi berlangsung. praktek kandungan lho?

lanjut. karena sudah terjadwal bahwa minggu inilah kelahiran bayinya maka aku dan istri langsung ke lantai 2, tempat receipsionis perawat yang langsung menangani dan mengontrol pasien. kalau lantai dasar hanya tempat pendaftaran untuk mengambil tiket antrian. oh ya , patut dicamkan bahwa praktek disini mengharamkan daftar via telpon, lewat orang lain dan atau nitip nama. siapapun, tak peduli anda kaya, anak pejabat tetap harus ikut prosedur, datang langsung ambil tiket daftar dan naik ke lantai 1 untuk ambil antrian.

lalu tiap hari senen sampai sabtu pasien pun dibatasi. khusus senen, hanya menerima 20 pasien dan hari lainnya 30 pasien. saran lagi, sebaiknya anda pagi sekali datang kesana untuk ambil antrian atau anda tidak dapat dan tunggu esoknya. beberapa hari disana kulihat orang orang rela jam 5.30 sudah mulai nongkrong depan pintu padahal jg pintu klinik baru buka jam 7.30. itupun karena kesibukan bagian cleaning service dan dapur yang mungkin subuh pergi ke pasar cari keperluan klinik. dan petugas pendaftarana baru stand by jam 8. 

hari itu 28 oktober 2013......
karena kesibukan jam 9 pagi akhirnya istriku dari tempat kerjanya di speutaran semanggi langsung dengan temannya berangkat naik busway ke harmoni. sedang aku baru bisa nyusul dari lokasi kontrakan di cijantung sekitar jam 1 siang. karena sudah terjadwal tak perlu lagi mendaftar, langsung diarahkan ke kamar. 

oh ya, sebenarnya kandungan istriku secara umum perkiraan lahirnya adalah pertengahan november 2013. tapi atas saran dokter dan karena air ketuban yang ditakutkan habis jika menunggu minggu ke 40, disarankan untuk melahirkan pada minggu ke 37. 

tidak perlu menunggu lama toh juga dengan pendapat tanteku yang kebetulan juga seorang perawat bahwa sebaiknya memang diikuti saja saran dokternya. jadi begitulah , bismillah akhirnya dirujuk pada minggu ke 37. 

lanjut, tak butuh waktu lama hingga perawat mulai memeriksa istriku. oh ya yang kutahu prosesnya disebut induksi. bahasa awamnya memancing bayi yang belum saatnya keluar agar lahir seperti waktu diharapkan.....begitulah :)

kurasa selang 1-2 jam istriku diinduksi. modelnya perawat dengan alat dan bahan yg sudah disiapkan dengan handglove nya "masuk" ke genital.  usai itu dengan alat semacam monitor kecil perut buncit istriku di gosok gosok hingga terdengan seperti bunyi gerakan dan detak jantung bayi. sebelumnya juga diolesi semacam gel. persis seperti saat USG. 

malam pertama, alhamdulillah usai diperiksa kembali dikatakan sudah bukaan 2.lanjut tengah malam sudah bukaan 3. paginya sampai siang sekira lepas duhur sudah bukaan 4. istriku sudah mulai merasa badannya tak enak. ktnya makin sering terasa sakit, mules dsb. posisi apapun yang dilakukannya saat duduk dan rebahan tidak ada yang enak dan pas :)

pas maghrib tiba tiba istriku kaget. saat itu spt biasa dia lagi mondar mandir sesekali jongkok mengikuti anjuran perawat agar dedeknya posisinya lebih cepat turun ke arah pembukaan. dari sela sela kakinya merembet air ketubannya. bening kusam dan dibeberapa bagian ada seperti jentik merahnya.....

ketika kusampaikan ke perawat dikatakan itu bagus berati tak lama lagi lahiran. ibu ibu yang lewat dan kebetulan tahupun mengatakan senada. dan akupun jd mengira ngira atau mein tebak bahwa anakku nanti lahirnya sekira subuh atau setelahnya.......

baru juga rasanya tidurku lelap tiba tiba dibangunkan sama istri. sedikit mengaduh menahan sakit istriku menyuruh panggil perawat karena dia merasa spt mau keluar.......
tergopoh gopoh aku mencari perawat di ruang sebelah. waktu saat itu menunjukkan jam 4 pagi. setengah jam lagi subuh berkumndang.



Note: draft belum selesai,  yg sudah setahun lebih mangkrak,dengan 'terpaksa_ di upload sj :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu kawan. makasih ya sudah mampir....