Jumat, 10 Agustus 2012

syamsudin noor banjarbaru

banjarbaru, 5 juli 2012 .

memasuki kota ini aku langsung teringat seseorang . orang istimewa buatku. orang yang bagiku sudah dapat membuatku melupakan kemewahan dunia jika bersamanya hehehe.....

secara berguarau aku katakan pada hati kecilku : sekarang aku sudah di kota ini. ayoo, jadikah menemuinya? menymbung keinginna dulu yang pernah terungkap? beranikah sekarang? walaahh.....

masalahnya aku dikejar waktu dan Allah kurasa memang belum memberiku rizki untuk berbuat seperti itu. lagipula aku kehilangan nomor hp nya. akhirnya aku hanya sempat membatin....dik,  salamun alaikum, aku sudah berada dikotamu..........

sebagai orang yang jaraaaang naik pesawat, aku merasa khawatir saat kulihat waktu check in tinggal 40 menit. dan kami masih harus balik ke kantor sebuah travel karena bagasiku justru diturunkan di kantornya . bagasiiku memang dinaikkan di lain mobil karena tidak muat di mobil yang kunaiki. untunglah kantornya tidak terlalu jauh dari bandara .

saat itu aku mau naik sriwijaya air tujuan semarang jam 18.15. begitu sampai lagi di loby bandara aku tergopoh gopoh langsung  check in. alhamdulillah masih ada waktu setengah jam dari waktu yg di anjurkan.

masuk maghrib aku sempatkan untuk sholat . saat itu aku celingukan cari toilet . ternyata tidak ada di dekat mushola di ruang tunggu keberangkatan. adanya justru jauh di pojok . wah , aku membatin. mestinya toliet itu mbok tidak jauh dari lokasi mushola. karena bagaimanapun toilet itu hampir 90 % ( ini dataku sendiri loh ^^) orang memasukinya sebelum berwudhu.

capek menunggu , karena pesawat justru telat datangnya. sdh lewat isya pesawt baru diumumkan tiba dari semarang. nah inilah saatnya, kami masuk lagi ke ruang pemberangkatan. hanya berselat dinding kaca nunggu sekitar 20 menitan akhirnya kami diangkut naik bus bandara ke arah pesawat yang parkir nun jauh di ujung .

selamat tinggal borneo......bagaimanapun suka dan sedihnya aku mendapatkan hidup di tanahmu aku tetap menyukai alam dan udaranmu. lanskapmu saat bepergian dengan  mobil, saat antri kapal untuk bersandar karena menunggu kapal lainnya berangkat, dan atau saat aku berjalan kaki menikmati alam hutanmu. aku menyukainya. kesukaanku mengalahkan kedukaan dan sedih yang pernah kualami di tanahmu.

jika Allah berkehendak, aku tentu akan datang lagi . insyaAllah




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu kawan. makasih ya sudah mampir....