Selasa, 20 September 2011

Risalah sahabat

janganlah engkau menangis
mentari redup kembangpun melayu meranggas kering dan gersang awanpun hitam kelam
hendaknya engkau berbenah
usahlah sesal dan lara
ribuan sayap pengganti menanti terbanglah kepakkan sayapmu
terbanglah tinggi kesana
bukalah tirai mentari
tiuplah awan kelabu
dan bawa kembali sang rembulan dunia baru
kan tersenyum lagi
sambut lahirnya bidadari bunga mengembang
taburkan wewangian
itulah kala angkara terbenam terlumat tanah merah
jadi pupuk lautan kembang
disitulah engkau layak gembira
disitulah engkau dapati banyak jalan disitulah saat melupakan kepahitan dari belenggu cinta yang mengekang harimu kini terganti
tinggal memilih dengan hati hati
dan aku tetap jadi pendukung setiamu
begitulah mestinya sahabat bukan?
( buat sahabat yang tengah berduka hati,raga ,pikiran ,jiwa,apapun, dan aku yang masih keheranan)

Mar 22, '09 3:47 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu kawan. makasih ya sudah mampir....