Selasa, 20 September 2011

qiblat

disebuah kotbah jum'at di masjid rumah sakit islam weleri,aku mendengasr kalau
sekitar 80% masjid masjid yang terbentang dari sepanjang pesisir kendal hingga
weleri arah kiblatnya melenceng dari qiblat. tidak tepat dan sesuai dengan kalkulasi derajat semestinya.

aku agak terhenyak mendengarnya. masa sih? terus dulu saat menetukan arah
qiblatnya apakah tidak dipastikan oleh orang orang yang berkompeten? atau hanya mengandalkan arah sinar matahari? he he

sang khatib pun saat itu menghimbau agar sama sama mengoreksi dan bila perlu
menanyakan langsung ke badan/lembaga terkait,seperti kantor agama kecamatan,atau lembaga keagamaan lainnya seperti muhammadyah,nu.
sejak itu kalau aku ke mesjid pikiranku selalu bertanya apakah mesjid sudah pas arah
qiblatnya? di rumah juga kalau aku shalat selalu terpikir semoga arah qblatku sudah
benar.
memang sih dalam bebrapa kasus terlebih kita tidak mengerti daerah sehingga kita tak tahu mana barat mana timur,contohnya kayak di kapal,hal utama adalah niatan kita menuju qiblat. selanjutnya kalau niatan kita emang sudah mengarah ke qiblat ya
tinggal serahkan saja pada Maha Penentu.

Oct 2, '09 7:58 AM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu kawan. makasih ya sudah mampir....