Kamis, 29 September 2011

pilih mana?

dipikir pikir benar juga sih kita ini tidak mampu menempatkan sebuah 'kebenaran' semestinya pada tempat paling awal, paling tinggi dibanding hal hal yg mengikutinya, atau bukanlah wajib ada. 

nah bicara apa ini? hehehe.....aku terpikir selama ini barangkali benar kalau kubilang mesjid mesjid dimanapun biasanya selalu ramai bahkan bisa full shaft, kadang meluap saat ramadhan , hanya karena ingin mengikuti shalat sunah . namanya sunah boleh dilakukan, dapat pahala. tidak dilakukan ya monggo sakkersane, cuman ora entuk catatan tambahan amalan ibadah ^^

balik ke suasana ramadhan, kita tahu bahkan yang tidak pernah ke mesjid sehari harinya jadi rajin ikut shalat taraweh. begitu hebatnya daya tarik ramadhan itu. begitu hebatnya sugesti dan 'khasiat' ramadhan yang ingin dicari oleh kita kita. 

tapi pernahkah anda , mereka dan kita ini berpikir dan membandingkan pentingan mana dilakukan shalat taraweh dengan shalat wajib ? anda sekali ,dua kali atau tak pernah jamaah taraweh, tak akan punya stempel kafir. tapi shalat wajib? sekali anda tak shalat anda ,kita semua sudah masuk segolongan orang orang kafir, golongan orang orang yang berteman dengan kaum munafik,penghancur sendi sendi islam, pokoknya anda anda ,saya dan kita termasuk calon calon penghuni neraka jahanam. 

nah jika sekali lagi kita ditanyakan mana lebih utama shalat wajib dilakukan dengan shalat taraweh? ataupun tahajud di luar ramadhan? namanya wajib tentu tak ada alasan atau pemberat apapun untuk tidak melaksanakannya. 

namanya wajib, jika kita meninggalkannya sekali saja berarti kita sudah keluar dari sendi sendi islam itu sendiri karena shalat juga adalah rukun wajib kita sebagai orang islam. ibarat tiang rumah satu tiang tak berdiri tentulah rumah itu akan doyong, dan ambruk akhirnya.

 jadi? pertanyaan memutar mutarnya adalah: kenapa anda, mereka dan kita ini selalu memadati mesjid hanya pada saat ramadhan sedang di bulan bulan lainnya tak pernah sekalipun hal itu terjadi? bukankah ini terbalik? justru harusnya tiap hari di setiap masuk lima waktu mesjid itu  rame? apa pasal?

hal terbaik yang sama sama kita dan anda anda ketahui tentulah kalau bisa setelah yg wajib itu selalu , selalu loh....kita tunaikan, akan lebih bagus dan bermanfaat sebagai amalan tambahan bagi kita untuk melakukan shalat shalat sunah lainnya. meski kita tak dapat melakukan semua shalat sunah yg begitu banyak macamnya tapi setidaknya dapat melakukan yg bersifat mua'kad seperti tahajud, sunah ba'diyah/qobliyah , atahiyatul dan lainnya lebih keren lagi kan? 

bagaimanapun mari kita membalik paradigma aneh selama ini agar menunaikan shalat wajib tunai tanpa kredit dan utang, kalau bisa jamah di mesjid dan bukan melalaikan yg wajib tapi jadi si nomer satu saat ramadhan. maksdnya nomer satu tiba di mesjid jauh sebelum waktu masuk azan, nomer satu di shaft pertama, nomer satu khusuknya taraweh dan berdoa karena inget akan adanya malam Lailatul qodar,nomer satu  dan tidak ada nomer dua dan seterusnya 

yahee....emzy kumat kambuhnya




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu kawan. makasih ya sudah mampir....