Selasa, 20 September 2011

Namaku Muhammad Zaidzydan

bila menjadi mualaf tentu disarankan untuk mengganti nama agar kelihatan sebagai
seorang muslim. paling tidak menambahi nama sebelumnya dengan kata yang
berkaidah islami. dulupun aku saat awal menjadi mualaf ada anjuran untuk mengganti
nama. tapi itu tak terjadi. aku tetap saja memakai nama sebelumnya. mertuapun saat
itu mengiyakan saja. yang penting niat dan pelaksanaannya. maka jadilah puluhan
tahun aku suka di keliru sangka kalau bukan seorang muslim,melihat nama yang
kugunakan.
nah tepat tanggal 8 oktober 2008 habis maghrib saat aku memperbaharui syahadat namaku secara resmi berganti menjadi Muhammad Zaizydan.
tadinya aku hanya ingin zaidzydan saja tapi ayah mertua bilang,sebaiknya tambahi
dengan kata muhammad di depannya. ya aku manut saja. nama ini sudah kusiapkan
sejak beberapa bulan sebelumnya. tepatnya saat gempar gemparnya novel dan film
Ayat Ayat Cinta.
dari sana aku terinspirasi mendapatkan nama zydan.padahal setelah kuperhatikan
sepertinya gak ada kata zydan. aku saja yang salah ingat dan melafazkannya. karena
yang ada di sana adalah tokoh yang bernama zyfzaf. tapi tak apalah.toh juga bagus
diucapkan.
kalau zaid itu sengaja kuambil penggalan namanya Zaid bin Tsabit,tokoh yang di
amanati untuk mengumpulkan semua wahyu Illahi pada Baginda Nabi kedalam



bentuk buku seperti yang kita pegang sekarang.
aku terpikir seorang Zaid yang mendapatkan tugas mulia dan berat itu tentu orang yang begitu 'sempurna' hingga diserahi tugas suci seperti itu. aku berharap dengan mengambil namanya semoga dalam hidup ini akupun bisa menjadi orang yang bisa dipercaya dan mampu jika mendapatkan amanah.
jadi bila merunut awal awal terbentuknya namaku aku kira aku bangga menyandang nama itu. ayah mertua bilang kalau artinya adalah orang yang ingin terus
mendapatkan hal hal yang baik.amin.semoga.
anakku pun bilang kalau namaku cukup bagus. malah dia tak setuju kalau kata
zydannya kubuang.jelek katanya. memang pernah diawal awal pakai nama baru itu kok aku ingin yang simpel saja. M Zaid.
keinginan inipun didorong oleh pertanyaan bercanda adik yang mengatakan kalau aku adalah pengagum zydane,pesepakbola terkenal dari Prancis itu.
andainya itu benar terjadi tentu aku akan menyesal. karena aku justru sangat bangga memakai namaku yang komplit, Muhammad Zaizydan!
saking bangganya bila membeli buku tak pernah lupa kutulis nama dan tanda tangan dengan namaku yang baru.apapun yang kubeli sebisa mungkin kuberi identitas. ya sepatu,baju,hingga handphone!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu kawan. makasih ya sudah mampir....