Selasa, 20 September 2011

Chat w/ my ex

pagi pagi ibunya anakku ngajak chat. biasa masalah anak.dalam percakapan akhirnya
dia ngerti kalau aku lagi berikhtiar membuang semua pakaian dan menggantinya
dengan baju baju yang agamis.dia tanya apa sudah yakin?apa nanti istrinya ga
keberatan?
dengan enteng kujawab. itu sudah niatan dan kalau toh nanti ketemu( entah kapan:)...)
agama adalah nomor 1. jadi ya kalau tidak bisa seiring dalam hal itu biar bagaimana
sukanya insyaallah,aku pilih meneruskan keyakinan dan niatanku.
makanya dalam doa aku selalu memohon seperti doanya nabi (daud?)"ya
Allah,anugrahkanlah aku seorang istri dan keturunan yang bisa menyenangkan
hati,anugrahkanlah aku menjadi imam bagi orang orang yang bertakwa". perkara di
kasi itu hak Allah,yang penting kita sudah memasrahkan harapan dan doa.
mantanku diam saja. entah bagaimana pikirannya mendengar niatan yang
kuungkapkan. dia sendiri bagiku hanyalah teman dan ibunya anakku. disamping kami
masih suka berselisih faham, pemikirannyapun masih suka menurutku nyerempet ke
hal hal sirik yang membuatku sulit menimbulkan rasa cinta seperti saat saat dulu.
lagipula akupun berharap mendapatkan seseorang(insyaallah) yang agamanya
melebihi pengetahuanku yang hanya tahu dari buku buku dan pengalaman keseharian.


Oct 7, '09 9:04 AM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu kawan. makasih ya sudah mampir....