Minggu, 22 Maret 2015

Gambar dan masjid


Ada ga yang pernah liat wajah baginda nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wassalam? Tidak akan pernah ada kn? Tentu anda yang lebih banyak ilmunya tentang agama timbang penulis lebih tahu kenapa nabi kita tak ada wajahnya satupun di gambaran sedang kaum sebelah ada begitu banyak tak trhitung, lengkap dengan roman wajahnya yang berbeda beda sesuai asal gambarnya. Makanya tidak heran di afrika sana beliaunya berambut kriting,hitam legam,di china jadi bermata sipit dan kulit kuning,di eropa berkulit putih,brewokan dengan rambut gondrong sebahu ...

Kita tidak membahas wajah tuhannya kaum sebelah tapi disini aku ingn share sebuah foto yang begitu "mengganggu akal dan nuraniku sebagai muslim belakangan".

Silahkan lihat foto terlampir

Masalahnya adalah gambar ini lokasinya di masjid, meskipun di areal parkir tapi tetap saja itu lokasi masjid. Nah aku yang awam begini jadi bertanya tanya, adakah pertimbangan lainnya pengurus masjid hingga menggambari tembok di areal masid jika melihat bahwa secara umum islam mengharamkan bentuk gambar mahluk hidup, karena bagi si pelakunya akan diminta pertanggung jawaban atas kreasinya itu di hadapan Rabb, yang Maha Indah dan Hidup.

Lokasi gambar ini ada di Bali tepatnya di sebuah komplek perumahan di jalan pantai Berawa, Canggu, Kuta Utara,kab. Badung Bali. Bagus sih sebetulnya ajakan yang tertulis,yakni untuk bersama sama memakmurkan masjid.

Tentu saja maksudnya lebih ke materi,rejeki yang kita amalkan untuk kemakmuran dan syiar Islam lewat masjid. Bagus kan?  Tapi  ada yang begitu menggelitik jika titik berat pikiran kita ke kata makmur.

Barangkali ini hanya kesimpulan penulis saja, tapi coba anda pandang gambarnya dan arahkan fokus ke gambar paling atas. Sbetulnya mata kita sudah otomatis mengarah ke atas, obyek yang sekilas seperti batu nisan!  Benarkah begitu?

Nah sandingkan kata makmur dengan gambar "batu nisan " itu. Apa yang anda pikirkan? Tidak ,aku tak ingin anda sama pikirannya dengan apa yang terlintas di kepalaku. Kuharap anda punya persepsi lain denganku.

Diantara beberapa situs yang kubaca terkait gambar, kurasa ini lebih lengkap jawabannya tentang boleh tidaknya menggambar,memasang gambar,foto mahluk bernyawa

http://www.rumahfiqih.com/x.php?id=1392448939&=larangan-memajang-gambar-makhluk-bernyawa.htm